19 Desember 2012

Nomor urut calon gubernur Jawa Barat

Pembagian nomor urut Calon Gubernur Jawa Barat (sumber : regional.kompas.com)

Malam tadi tepatnya tanggal 18 Desember 2012 telah ditetapkan nomor urut bagi para calon gubernur Jawa Barat. Lima pasangan tersebut memperoleh nomor :

1. Dikdik Muliana Arief Mansur-Cecep Nana Suryana Toyib,
2. Irianto M.S. Syafiuddin-Tatang Farhanul Hakim,
3. Dede Yusuf Macan Effendi-Lex Laksmana Zainal Lan,
4. Ahmad Heryawan-Deddy Mizwar
5. Rieke Diah Pitaloka-Teten Masduki

Nomor urut itu ditetapkan dalam rapat pleno terbuka Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jabar yang dilakukan di Sasana Budaya Ganesha, Jl. Tamansari Kota Bandung. Membaca berita bahwa acara penetapan ini menghabiskan biaya cukup besar yaitu 1 milyar (sewa gedung dan mengundang artis), cukup mengagetkan. Hanya untuk penetapan nomor saja menghabiskan biaya sebesar itu, bagaimana pemilu nanti.

Begitu besarnya biaya politik di negeri ini memancing para calon untuk mengeluarkan "modal" terlebih dahulu, memberikan jalan bagi calon terpilih untuk bisa "balik modal" saat menjabat nanti. Jadi bisa dipastikan praktek korupsi takkan pernah selesai, jika budaya politiknya seperti ini.

Bagi para calon selamat berkampanye dan meraih simpati warga,klo kalah dan habis "modal"jangan menyesal ya ...

Tapi tetap jangan pernah Golput, karena kita harus memilih yang terbaik untuk meminimalkan calon terburuk menjabat.

17 Desember 2012

Konser Agnes Monica di Trans Bandung sambut tahun baru 2013

Mau kemana rencana tahun baruan 2013 nanti ? bagi anda penggemar Agnes Monica yang biasa disebut Agnezious atau NIC siapkan uang dan atur jadwal karena rencananya dalam menyambut tahun baru 2013 Trans Convention Center Bandung akan mengadakan Konser Agnes Monica New Year's Eve Concert


Agnes Monica new years eve concert



Tempat : Trans Convention Center

Waktu : Sabtu, 31 Desember 2012


Untuk pembelian melalui ticket box bandung atau hotline : 0817783721 Untuk daerah Jakarta
087821509191/082116965736 untuk daerah Bandung

Harga tiket :
  • Festival : Rp. 450.000
  • Tribune : Rp. 1.500.000
  • VVIP : Rp. 2.000.000 ( Makan malam dan Souvenir )


Dream, Believe, Make it Happen ...



Sumber : @Renterprise_BDG


16 Desember 2012

Logo pertama Kota Bandung

Sejak tanggal 1 April 1906 ketika "dayeuh" Bandung ditetapkan menjadi Gemeente oleh Gubernur Jendral J.B van Heutz melalui ordononasi tanggal 21 Februari 1906. Maka kota Bandung memerlukan "Lambang kota" yang menjadi simbol identitas yang berguna untuk kepentingan protokoler dan seremonial setiap kota. 
Ex Undis Sol (sumber : kitlv)

Namuidak ada keterangan apakah pembuatan lambang tersebut dengan membentuk panitia atau sayembara, atau walikota saat itu tuan B. Coops menggunakan para ahli untuk menentukan bentuk, tema dan moto dari lambang kota. Yang pasti saat itu belum lahir Undang-undang yang mengatur pembuatan lambang kota, jadi mohon maaf tidak akan panjang lebar membahas pembuatannya karena 'miss-leuk'.

Menurut  "Almanak voor Bandoeng 1941" dari Holland Handelsvereenigng Bandoeng, ciri-ciri lambang tersebut diungkapkan sebagai berikut :
1. Perisai bentuknya mendekati persegi menyerupai saku baju. Balok lintang terletak miring dari sudut kiri atas ke sudut kanan bawah, melukiskan letak topografi kota Bandung yang melandai dari arah utara ke selatan.
2. Silhuet Gunung Tangkubanperahu tidak dicantumkan pada lambang gemeente bandung.
3. Diatas perisai diletakkan mahkota yang menunjukkan bahwa kota Bandung berada dibawah naungan (jajahan) Kerajaan Belanda.
4. Dua ekor singa betina dari sirkus Nederland berdiri berhadapan mengapit perisai. Mungkin karena Kerajaan Belanda selalu diperintah "Singa Betina" (ratu)
5. Sehelai pita menggulung di ujung, menghiasi bawah perisai mencantumka motto bahasa latin "EX UNDIS SOL". Dalam bahasa Belanda "Uit de Golven de Zon" yang berarti "Mentari muncul di atas gelombang",

Kenapa jadi aneh begini, apa hubungannya 'Mentari muncul diatas gelombang' dengan kisah pasang surut Danau Bandung? Sebenarnya yang ingin diungkapkan dalam motto tersebut ialah "Lahan kokoh muncul dari gelombang". Adapun arti dari setiap kata dalam logo tersebut ialah  "Lahan kokoh" atau "tanah padat" dalam bahasa latin adalah "SOLUM", sedangkan "muncul" atau "berasal" adalah "EX", kalau "gelombang" diterjemahkan "UNDIS" jadi seharusnya "EX UNDIS SOLUM" bukan "EX UNDIS SOL" mungkin pada saat itu pembuatnya lupa membuka kamus karena dipinjam dan belum balik lagi sehingga dibikin sejadi-jadinya tanpa konsultasi dulu pada ahlinya. Bisa dibayangkan selama 1906 - 1952 Kota Bandung memiliki dan menggunakan motto yang keliru. Kesalahan ini pernah dikoreksi oleh Prof. Dr. E.C. Godee Molsbergen pengelola arsip negara di Batavia lewat suratnya kepada walikota Bandung, namun tidak ditanggapi sehingga tetap dipakai. Kalau membaca kalimat ini asa jaman ayeuna .. he....hee


Ternyata gambar bisa membuat semuanya berubah dan bisa mewakili seribu kata, syukurlah Indonesia telah merdeka sehingga logo yang salah tersebut diganti dengan logo yang lebih relevan sesuai letak geografis kota Bandung yang dilingkung ku gunung dan pernah menjadi Danau Purba. Sesuai dengan mottonya "Gemah Ripah Wibawa Mukti"' yang artinya dalam bahasa Indonesia "Tanah Subur Rakyat Makmur". Pembuatan gambar atau simbol tidak sekedar hanya digambar tanpa arti dan makna, sangat disayangkan apabila kreatifitas tersebut diapresiasikan pada media yang salah dan menjadi contoh yang tidak baik. Semoga kita bisa belajar dan berkarya sehingga dapat berdaya guna.


Sumber : Wajah Bandoeng Tempo Doeloe : Haryoto Kunto, Pikiran Rakyat

13 Desember 2012

Parktivity di Taman Ganesha bareng Komunitas Culindra

Bingung sabtu nanti mau jalan-jalan kemana? bagi anda yang sedang galau atau bosan suasana setiap hari sabtu. Coba datanglah ke Taman Ganesha ITB karena bakal ada kegiatan bagus yang diadakan di taman tersebut.

Komunitas Culindra menggagas program parktivity yang akan digelar Sabtu (15/12/2012) di Taman Ganesha. Parktivity merupakan pesta urban sederhana dengan menawarkan keceriaan taman kota.

"Dari kegiatan parktivity ini, kami berharap pengunjung mendapatkan kesenangan dan keceriaan yang bisa didapatkan di taman," kata Ketua Komunitas Culindra Shitta Natashia Mahachakri dalam konferensi pers di Taman Ganesha, Kamis (13/12/2012).

Dalam parktivity, ada beberapa rangkaian acara yang bertujuan meningkatkan kecintaan dan kepedulian pengunjung terhadap taman.

Acara akan dibuka mulai pukul 09.00 WIB dengan pasar barter. Setelah itu, acara dilanjutkan dengan 'hide in camp'. Lewat hide in camp, pengunjung akan diajak mengingat kembali masa kecil mereka dengan mengajak mereka berdiam di tenda sekaligus ada boardgame di dalamnya.

Sore harinya, pengunjung dipersilahkan ikut dalam 'open mic'. Dalam kegiatan itu, pengunjung bebas berkreasi, mulai dari bernyanyi, membaca puisi, story telling, dan kegiatan lain.

"Malam harinya, kita akan mengadakan layar tancap untuk pengunjung, kita nanti akan nonton bareng," ucap Shitta.

Di lokasi nantinya juga akan dipasang ragam instalasi dari bahan daur ulang. "Limbah produksi angklung dan alat musik bambu dari Saung Angklung Udjo akan kita daur ulang untuk instalasi," jelasnya.

Program parktivity sendiri dijalankan Komunitas Culindra bekerjasama dengan Bandung Creative City Forum (BCCF), serta beberapa komunitas lain seperti BikeBdg dan Sahabat Walhi. Kegiatan sengaja dikemas kreatif agar masyarakat lebih tertarik datang ke lokasi.










11 Desember 2012

Walikota pertama Bandung

Sejak selesainya jalur Grote postweg pada 25 Mei 1810, Daendels lalu menugasi Bupati Bandung untuk memindahkan ibukota Kabupaten Bandung dari Dayeuh Kolot ke lokasi Alun-alun Bandung. Mula-mula Bupati tinggal di Cikalintu (daerah Cipaganti), kemudian ke Balubur hilir selanjutnya pindah ke kampung Bogor (Kebon Kawung, pada lahan Gedung Pakuan sekarang). Bandung diresmikan sebagai ibu kota baru Kabupaten Bandung dengan surat keputusan 25 September 1810, tanggal inilah yang ditetapkan sebagai hari jadi kota Bandung.

Tanggal 1 April 1906 merupakan awal pertumbuhan yang legendaris karena Bandung ditetapkan menjadi Kotapraja Mandiri (gemeente), pada masa itu terjadi dualisme pemerintahan yaitu Keresidenan Priangan dan Gemeente Bandung. Pemerintah Gementee Bandung dipimpin secara berturut-turut oleh lima ketua dewan yang merangkap sebagai asisten Residen. Jabatan rangkap terebut lalu dihapuskan dan selanjutnya Gementee dipimpin oleh seorang burgemeester (walikota) yang diangkat oleh Gubernur Jendral. Lalu siapakah walikota pertama Bandung? dia adalah Meneer B. Coops.

Meneer B Coops (sumber : google.com)

Meneer B.Coops yang menjadi walikota bandung selama 15 tahun (1913-1928), sebelum menjadi walikota beliau pernah menjadi pelaut kemudian prajurit kelas 3 pada resimen infanteri pegunungan dari KNIL. Pernah juga jadi anggota polisi "Oud-Schout" dan terakhir tahun 1914 ia pensiun dengan pangkat Oud-adjunct Hoofdcommissaris van politie. Beliau lahir di Doesburg, 27 September 1874 dan meninggal di Den Haag, 12 Januari 1966 pada umur 91 tahun.

Tatkala memangku jabatan sebagai walikota Bandung, tuan B. Coops telah tua renta, untuk membuktikan dirinya sehat wal afiat pada ultah yang ke-80 beliau jalan kaki dari bandoeng menuju puncak G. Papandayan untuk memperingatinya. tepat pukul 24.00 malam saat berusia 4160 minggu lebih 1 hari, 9 jam, 12 menit ia sampai dipuncak. dengan suka cita ratusan warga bandoeng menyambutnya sambil menyapa "hallo, goeden morgen, mijnheer Coops, hoe gaat' t met U?".

Beliau terkenal ramah, peka dan tanggap atas keinginan warganya, ia mengurus kota bandoeng seperti mengurus halamannya sendiri. Sangat mengetahui seluk beluk kotanya, tiap pagi sarapan koran untuk mengetahui kritik dan keluhan masyarakat. (sekedar info Bandung dahulu belum seluas sekarang, Batas timur ialah kaca-kaca wetan (prapatan lima), batas barat ialah kacakaca kulon (dekat pasar Andir), batas utara sampai kantor kotamadya (Jl. Aceh) dan batas selatan baru sampai Kebon Kalapa. Sedang penduduknya baru ribuan orang).

Sekitar tahun 1922 seorang murid "Mulo" mengalami kecelakaan diturunan jalan tamansari (depan unisba sekarang) rem sepedanya blong, dengan kecepatan tinggi meluncur dan menabrak monumen pahlawan penerbang Engelbert van Bevervoorde yang terletak di tengah simpang jalan dan .. meninggal. Mendapat laporan tersebut walikota B. Coops langsung memerintahkan membongkar mon.Kapitein Engelbert ke pinggir jalan. " Biar monumen pahlawan, tapi dia tidak berhak mencabut nyawa seorang anak" begitu kata walikota B. Coops yang cepat bertindak.

Pengganti B. Coops adalah Ir. J.E.A von Wolzogen Kuhr, seorang maha guru dari "Technische Hoogeschool" (ITB sekarang). The right man on the right place, sebab pada masa itu kota Bandung sedang giat membangun. Pada masa Burgemeester Kuhr Bandung mulai melaksanakan rancangan tata kotanya sehingga bentuknya seperti "Parijs van Java" yang terkenal itu.untuk mengabadikan jasa-jasa kedua pendahulu walikota bandung tersebut, dua ruas jalan di Bandung dinamakan Burgemeester Coopsweg (penggal jl. Pajajaran sekarang) dan Burgemeester Kuhrweg (jl. Purnawarman sekarang).

Kita pasti merindukan sosok seperti beliau, yang begitu peduli dan cepat tanggap terhadap keinginan warganya. Semoga walikota yang sekarang atau yang akan datang dapat memenuhi kriteria tersebut, jadi kalau ada pemilihan walikota jangan golput atau asal memilih. Karena kebijakannya berhubungan langsung dengan perkembangan kota yang kita cintai ini.. semoga bermanfaat...

 
Sumber : Wajah Bandoeng tempoe doeloe (Haryoto Kunto), Pikiran Rakyat, KITLV

9 Desember 2012

Harga bundling Iphone 5 Telkomsel

Akhirnya salah satu gadget termahal didunia datang juga ke Indonesia, ya itulah Iphone 5. Smartphone yang dibuat oleh Apple tersebut telah hadir di Indonesia dengan bundling operator. Untuk saat ini baru Telkomsel yang sudah merilis harga resminya.

Seperti kita ketahui Iphone 5 memiliki 3 pilihan berdasarkan kapasitas memori yaitu 16 GB, 32 GB dan 64 GB. Telkomsel menawarkan harga awal Iphone 5 termurah adalah Rp 1,29 juta untuk iPhone 5 versi 16GB.

Namun tunggu dulu, pengguna harus membayar biaya bulanan selama 12 bulan. Di mana setiap bulan jumlah yang dibayarkan sebesar Rp 900.000.

Dari hitungan tersebut, berarti pengguna akan membayar sejumlah Rp 1,29 juta ditambah angsuran selama setahun sejumlah Rp 10,8 juta. Jadi total yang harus dibayar senilai Rp 12,09 juta

Sedangkan harga termurah adalah iPhone 5 versi 16GB pada paket 1 yang uang mukanya sebesar Rp 5,09 juta. Ditambah setoran Rp 300 ribu per bulan selama setahun, maka jumlah yang dibayarkan saat lunas senilai Rp 9,05 juta.


Harga bundling Iphone 5 Telkomsel 


Sebagai catatan, paket bundling ini hanya berlaku bagi pengguna kartu Halo dan pemakai kartu kredit tertentu. Memang bagi masyarakat berkantong tipis harga Iphone 5 cukup mahal, tapi bagi para gadget anthusias harga tersebut worthed dan mencerminkan gaya hidup mereka yang selalu up to date.
Klo bagi saya handphone aing kumaha aing, yang penting bisa sms dan telepon plus online serta bisa menghasilkan uang :D

8 Desember 2012

Helar Wayang di Gasibu

Sunda Saampar Creative Even menggelar Helar Wayang yang akan digelar di Lapangan Gasibu, 16-22 Desember 2012. Acara yang merupakan festival apresiasi wayang Indonesia ini menampilkan pertunjukan seni pewayangan selama 7 malam.

Mengusung tema 'Bandung Wayang Heritage' akan menampilkan wayang Indonesia dari berbagai daerah menurut ragam jenisnya. Baik yang bersifat tradisi maupun kontemporer. Bahkan sebagian acaranya ada pertunjukan tari yang berbasis pewayangan dan ada pula kemasan wayang yang dipertunjukan secara tarian dan bodoran seperti Tari Topeng Losari dan Wayang Catur.

Helar Wayang aka dibuka oleh wayang kulit garapan Manteb Soedharsono dan akan ditutup oleh wayang golek garapan Asep Sunandar Sunarya. Sementara hari lainnya akan diisi oleh wayang tradisi dari Lombok, Subang, Karawang, Cirebon, Bandung, serta wayang kontemporer seperti wayang Hihid dari Bogor, Wayang Tavip, Wayang Ajen, Wayang Keroncong, Wayang Bodoran (Pojok Si Cepot)dan lainnya.

Selain itu, acara ini juga akan menyajikan makanan tradisional persembahan Bumbu Desa. Jadi bagi warga Bandung dan kota lainnya siapkan fisik dan dompet buat nonton wayang 7 malam berturut-turut .







Sumber : detik bandung